Banyak masyarakat yg bertanya kepada kami tentang hubungan MLP dengan ML151 Yogyakarta.
Jawabnya adalah tidak ada hubunganya sama sekali
Namun demikian perlu di jelaskan kepada masyarakat tentang apa dan siapa Margaluyu 151. Dan apa yg menyebabkan ada terjadi friksi antara MLP dengan ML151.
Pertama:
Sekitar antara tahun 2000 ~ 2003 Guru besar ML151 H. Alibasyah HS Effendi merilis diktat "Selayang Pandang Margaluyu 151 " dan Buku Panduan Margaluyu 151.
Khusus Buku Panduan Margaluyu 151 di release, setelah MLP me release website resmi di Internet.
Tujuan dari terbitnya Buku Panduan ML151 digunankan untuk meng counter informasi yag di upload pada website MLP (www.margaluyu-pusat.net).
Hal itu terjadi karena banyak murid ML151 yg meragukan isi buku tsb mempertanyakan tentang keabsyahan dan logika dari kedua buku tsb kepada guru besar ML151 H. Alibasyah HS Effendi PS.
Kedua:
Pada buku pedoman ML 151 halaman 5 (lima) tertulis
a. Iilmu Suradira jayaningrat Lebur dening pangasti yg kemudian diubah namanya oleh Andadinata menjadi Margaluyu.
b. Margaluyu didirikan oleh Sultan Agung Raja Mataram pada tanggal 6 Juni 1555 di Yogyakarta.
c. Usia Eyang Andadinata adalah 394 tahun.
d. H. Alibasyah HS Effendi PS adalah satu-satunya murid Andadinata yg diwarisi keilmuan Margaluyu Oleh eyang Andadinata.
e. Murid Eyang Andadinata yg lainya iri hati kepada Alibasyah HS Effendi PS sehingga mendirikan perguruan Margaluyu selain Margaluyu151.
Dalam diktat Selayang Pandang Margaluyu 151 ditulis :
a. Eyang Andadinata dilahirkan pada 6 Juni 1724.
b Eyang Andadinata adalah abdi dalem Sultan Agung raja Mataram
c. Eyang Andadinata diwarisi ilmu Margaluyu oleh sultan Agung
d Eyang Andadinata menurut Effendi bermaksud untuk mengembalikan ilmu Margaluyu dari tanah Sunda ke tanah Jawa, Maka menunjuk Effendi sebagai orang jawa yg diwarisi ilmu Margaluyu.
e. Effendi adalah murid terdekat eyang Andadinata.
=============================
Ketika website resmi MLP hadir di khasanah Internet sudah barang tentu membuat banyak warga ML 151 yg bingung. Mereka bertanya ke MLP dan ke guru besar ML 151.
Namun sayang mereka yg bertanya ke guru besar ML 151 justru disemprot dan diancam akan dilebur ilmunya jika masih bertanya terus soal sejarah Margaluyu.
Kenyataan ini bisa di konfirmasi kepada warga ML 151 yg sudah hengkang dari ML 151 dan hijrah ke MLP.
Mari kita analogikan untuk mendapat kebenaran hakiki, yang bisa dicerna dengan akal sehat
Apa Benar Keilmuan Margaluyu didirikan oleh sultan Agung Raja Mataram pada tgl 6 Juni 1555 di Yogyakarta. ?
Jawabnya: ADALAH TIDAK BENAR.....MENGAPA ???
1. pada tahun 1555 sultan Agung belum lahir. Apa mungkin orang yg belum lahir bisa mendirikan sebuah perguruan
2. Pada tahun 1555 kerajaan Mataram belum berdiri. wilayah mataram masih berupa hutan yang disebut Aas Mentaok.
3. Alas Mentaok (cikal bakal wilayah Mataram) baru diserahkan oleh Joko Tingkir (sultan Hadiwijaya) Raja kerajaan Pajang kepada Ki Ageng Pemanahan pada tahun 1556 (30 tahun sebelum Panembahan Senopati menjadi raja Mataram pertama)
APA BENAR Eyang Andadinata Abdi dalem Raja Mataram Sultan Agung ?
Jawabanya : TIDAK BENAR .....MENGAPA ?????
1. Abah Andadinata lahir pada tahun 1893. sangat jauh berbeda zaman dengan Sutan Agung menjadi raja Mataram dari tahun 1613 ~ 1645
2. Meskipun guru besar ML 151 menulis pada buku panduan ML151 dan Selayang Pandang ML151 yg menyatakan bahwa Eyang Andaidnata lahir pada 6 Juni 1724, Maka tetap saja berbeda jaman dengan masa sutan Agung menjadi raja Mataram dari tahun 1613 ~ 1645. TIDAK MUNGKIN keduanya bisa bertemu muka.
3. Sultan Agung raja Mataram Meninggal/wafat pada tahun 1645, sedangkan dinyatakan oleh guru besar ML 151 Eyang Andadinata lahir pd tahun 1724. Apa mungkin Sultan Agung yg sudah wafat/meninggal pada tahun 1645 bisa melatih eyang Andadinata yang baru lahir pd tahun 1724.
Atau disederhanakan. Apakah orang yg sudah mati bisa melatih pencak silat kepada orang yang baru lahir.
Dalam catatan sejawat MLP, dan beberapa kesaksian para sepuh MLP teman2 seangkatan guru besar ML151. Kami mendapat data kongkrit.
1. Guru besar ML 151 Effendi memang pernah belajar MLP mulai tahun 1963, berguru kepada bapak Sumo pawiro di kota Wates Kulonprogo DIY.
2. Guru besr ML 151 Effendi, diwisuda / diharkat oleh pa Sumo Pawiro. Hal tersebut dincapkan sendiri oleh guru besar ML151.
3. Guru besar ML 151 Effendi, Tidak pernah bertemu muka dengan eyang eyang Andadinata.
Bagaimana mungkin guru besr ML 151 H. Alibasyah HS Effendi PS yg tidak pernah bertemu muka dengan Eyang Andadinata meski cuma sedtik bisa mengaku sebagai murid terdekat.
Dari uraian diatas, tentu para kaskusers, bisa menilai sendiri. Apakah cerita yang ditulis dibuku Panduan Margauyu 151 dan diktat Selayang Pandang ML151 bisa memenuhi azas kebenaran yang masuk logika.
Oleh karena itu dengan sangat meyakinkan bahwa guru besar ML 151 telah melakukan Pembohongan Publik. Karena telah memelintir sejarah Indonesia, memelintir sejarah tanah Jawa dan atau memelintir sejarah pribadi Pendiri MLP abah Andadinata.
Jika ada warga 151 yang akan menyangkal dan punya bukti otentik yg bisa dipakai untuk menguji kebenaran atas apa yg ditulis pada buku Panduan 151 dan diktat Selayang Pandang 151, dengan senang hati kami mendiskusikanya.
Wali keluarga Eyang Andadinata
Baruklinting
Jawabnya adalah tidak ada hubunganya sama sekali
Namun demikian perlu di jelaskan kepada masyarakat tentang apa dan siapa Margaluyu 151. Dan apa yg menyebabkan ada terjadi friksi antara MLP dengan ML151.
Pertama:
Sekitar antara tahun 2000 ~ 2003 Guru besar ML151 H. Alibasyah HS Effendi merilis diktat "Selayang Pandang Margaluyu 151 " dan Buku Panduan Margaluyu 151.
Khusus Buku Panduan Margaluyu 151 di release, setelah MLP me release website resmi di Internet.
Tujuan dari terbitnya Buku Panduan ML151 digunankan untuk meng counter informasi yag di upload pada website MLP (www.margaluyu-pusat.net).
Hal itu terjadi karena banyak murid ML151 yg meragukan isi buku tsb mempertanyakan tentang keabsyahan dan logika dari kedua buku tsb kepada guru besar ML151 H. Alibasyah HS Effendi PS.
Kedua:
Pada buku pedoman ML 151 halaman 5 (lima) tertulis
a. Iilmu Suradira jayaningrat Lebur dening pangasti yg kemudian diubah namanya oleh Andadinata menjadi Margaluyu.
b. Margaluyu didirikan oleh Sultan Agung Raja Mataram pada tanggal 6 Juni 1555 di Yogyakarta.
c. Usia Eyang Andadinata adalah 394 tahun.
d. H. Alibasyah HS Effendi PS adalah satu-satunya murid Andadinata yg diwarisi keilmuan Margaluyu Oleh eyang Andadinata.
e. Murid Eyang Andadinata yg lainya iri hati kepada Alibasyah HS Effendi PS sehingga mendirikan perguruan Margaluyu selain Margaluyu151.
Dalam diktat Selayang Pandang Margaluyu 151 ditulis :
a. Eyang Andadinata dilahirkan pada 6 Juni 1724.
b Eyang Andadinata adalah abdi dalem Sultan Agung raja Mataram
c. Eyang Andadinata diwarisi ilmu Margaluyu oleh sultan Agung
d Eyang Andadinata menurut Effendi bermaksud untuk mengembalikan ilmu Margaluyu dari tanah Sunda ke tanah Jawa, Maka menunjuk Effendi sebagai orang jawa yg diwarisi ilmu Margaluyu.
e. Effendi adalah murid terdekat eyang Andadinata.
=============================
Ketika website resmi MLP hadir di khasanah Internet sudah barang tentu membuat banyak warga ML 151 yg bingung. Mereka bertanya ke MLP dan ke guru besar ML 151.
Namun sayang mereka yg bertanya ke guru besar ML 151 justru disemprot dan diancam akan dilebur ilmunya jika masih bertanya terus soal sejarah Margaluyu.
Kenyataan ini bisa di konfirmasi kepada warga ML 151 yg sudah hengkang dari ML 151 dan hijrah ke MLP.
Mari kita analogikan untuk mendapat kebenaran hakiki, yang bisa dicerna dengan akal sehat
Apa Benar Keilmuan Margaluyu didirikan oleh sultan Agung Raja Mataram pada tgl 6 Juni 1555 di Yogyakarta. ?
Jawabnya: ADALAH TIDAK BENAR.....MENGAPA ???
1. pada tahun 1555 sultan Agung belum lahir. Apa mungkin orang yg belum lahir bisa mendirikan sebuah perguruan
2. Pada tahun 1555 kerajaan Mataram belum berdiri. wilayah mataram masih berupa hutan yang disebut Aas Mentaok.
3. Alas Mentaok (cikal bakal wilayah Mataram) baru diserahkan oleh Joko Tingkir (sultan Hadiwijaya) Raja kerajaan Pajang kepada Ki Ageng Pemanahan pada tahun 1556 (30 tahun sebelum Panembahan Senopati menjadi raja Mataram pertama)
APA BENAR Eyang Andadinata Abdi dalem Raja Mataram Sultan Agung ?
Jawabanya : TIDAK BENAR .....MENGAPA ?????
1. Abah Andadinata lahir pada tahun 1893. sangat jauh berbeda zaman dengan Sutan Agung menjadi raja Mataram dari tahun 1613 ~ 1645
2. Meskipun guru besar ML 151 menulis pada buku panduan ML151 dan Selayang Pandang ML151 yg menyatakan bahwa Eyang Andaidnata lahir pada 6 Juni 1724, Maka tetap saja berbeda jaman dengan masa sutan Agung menjadi raja Mataram dari tahun 1613 ~ 1645. TIDAK MUNGKIN keduanya bisa bertemu muka.
3. Sultan Agung raja Mataram Meninggal/wafat pada tahun 1645, sedangkan dinyatakan oleh guru besar ML 151 Eyang Andadinata lahir pd tahun 1724. Apa mungkin Sultan Agung yg sudah wafat/meninggal pada tahun 1645 bisa melatih eyang Andadinata yang baru lahir pd tahun 1724.
Atau disederhanakan. Apakah orang yg sudah mati bisa melatih pencak silat kepada orang yang baru lahir.
Dalam catatan sejawat MLP, dan beberapa kesaksian para sepuh MLP teman2 seangkatan guru besar ML151. Kami mendapat data kongkrit.
1. Guru besar ML 151 Effendi memang pernah belajar MLP mulai tahun 1963, berguru kepada bapak Sumo pawiro di kota Wates Kulonprogo DIY.
2. Guru besr ML 151 Effendi, diwisuda / diharkat oleh pa Sumo Pawiro. Hal tersebut dincapkan sendiri oleh guru besar ML151.
3. Guru besar ML 151 Effendi, Tidak pernah bertemu muka dengan eyang eyang Andadinata.
Bagaimana mungkin guru besr ML 151 H. Alibasyah HS Effendi PS yg tidak pernah bertemu muka dengan Eyang Andadinata meski cuma sedtik bisa mengaku sebagai murid terdekat.
Dari uraian diatas, tentu para kaskusers, bisa menilai sendiri. Apakah cerita yang ditulis dibuku Panduan Margauyu 151 dan diktat Selayang Pandang ML151 bisa memenuhi azas kebenaran yang masuk logika.
Oleh karena itu dengan sangat meyakinkan bahwa guru besar ML 151 telah melakukan Pembohongan Publik. Karena telah memelintir sejarah Indonesia, memelintir sejarah tanah Jawa dan atau memelintir sejarah pribadi Pendiri MLP abah Andadinata.
Jika ada warga 151 yang akan menyangkal dan punya bukti otentik yg bisa dipakai untuk menguji kebenaran atas apa yg ditulis pada buku Panduan 151 dan diktat Selayang Pandang 151, dengan senang hati kami mendiskusikanya.
Wali keluarga Eyang Andadinata
Baruklinting
Sejarah itu penting! Tapi, tidak terlalu penting untuk dijadikan masalah dizaman sekarang.
BalasHapusapa maksudnya? gak jelas blas
Hapussejarah itu penting untuk pembuktian kebenaran. sy tertarik dengan topik ini dan akan melanjutkan mencari artikel2 lainnya yg dasar penulisannya bisa di pertanggang jawabkan
BalasHapusorang besar orang yang menghargai sejarah, negara besar adalah negara yang menghargai para pahlawan. contoh siapa nama bapak/ibumu nggak tahu kan udah keterlaluan. Nama orangtua sendiri dilupakan dia lahir darimana? mohon untuk wacana bagi yang tidak menghargai/melupakan orang tua. Rasulullah saja menghargai bapak/ibunya kenapa kita tidak .....
BalasHapusapakah raja siliwangi,kian santan dan gajah mada jga memiliki ilmu margaluyu 151
BalasHapusmohon alamat latihan mlp sidoarjo jatim
BalasHapus151...josz
BalasHapusTetep margaluyu 151 ora pindah senajan goyah
BalasHapuspanggah margaluyu senajan liyanee sh kabehh
BalasHapus